
Hiliserangkai, Nias – Sebanyak 70 mahasiswa Program Studi Kebidanan dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Harapan Keluarga Nias memulai kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) di wilayah Kecamatan Hiliserangkai. Kegiatan ini secara resmi diserahkan melalui upacara penyerahan mahasiswa yang digelar pada Senin, 16 Juni 2025, bertempat di Aula Kantor Camat Hiliserangkai, Kabupaten Nias. Para mahasiswa akan menjalankan praktik selama empat minggu ke depan di 9 desa, yaitu: Desa Lolowua, Desa Dahan Botombawo, Desa Lolowua Hiliwarasi, Desa Hilizia Lauru, Desa Lawa Lawa, Desa Lalai 1.2, Desa Fulolo Lalai, Desa Lolofaoso Lalai, dan Desa Fadoro Hunogoa. Dalam acara penyerahan tersebut, Ketua STIKes Harapan Keluarga Nias yang diwakili oleh Wakil Ketua I, Ibu Bd. Dina Hura, M.Keb, secara resmi menyerahkan para mahasiswa kepada pemerintah Kecamatan Hiliserangkai. Dalam sambutannya, Ibu Dina menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama dan penerimaan yang baik dari pihak kecamatan, kepala desa, dan seluruh unsur yang terlibat. "Kami berharap melalui pelaksanaan PBL ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga mampu membangun relasi sosial, memahami kondisi masyarakat secara nyata, dan memberikan kontribusi positif dalam bidang kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan anak," ujar Dina Hura. Beliau juga menekankan pentingnya etika, sikap profesional, dan integritas dalam setiap kegiatan mahasiswa di lapangan. Harapannya, para mahasiswa dapat menjadi duta kesehatan yang mampu menerapkan ilmu dengan sikap rendah hati dan penuh kasih terhadap masyarakat desa. Mahasiswa diterima secara langsung oleh Camat Hiliserangkai, Bapak Karis Makmur Waruwu, S.Pd. Dalam sambutan sekaligus arahannya, beliau mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak STIKes kepada Kecamatan Hiliserangkai sebagai lokasi PBL mahasiswa. “Kami menyambut dengan hangat kehadiran adik-adik mahasiswa di tengah-tengah masyarakat kami. Kami percaya bahwa kehadiran kalian akan memberikan manfaat nyata, baik dalam edukasi kesehatan, pendampingan ibu hamil, maupun pelayanan kesehatan lainnya,” ucapnya. Bapak Karis juga mengingatkan para mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater dan menjaga hubungan yang harmonis dengan perangkat desa serta masyarakat. Beliau menekankan bahwa PBL bukan sekadar praktik akademik, melainkan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Acara penyerahan mahasiswa ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Camat, para Kepala Seksi (Kasi), Kasubag, dan staf dari Kantor Camat Hiliserangkai. Turut hadir pula Ibu Kepala Puskesmas Botombawo, seluruh Kepala Desa, Sekretaris Desa, serta Kepala Dusun dari sembilan desa tempat pelaksanaan PBL.Tidak ketinggalan, Bapak dan Ibu dosen pembimbing dari STIKes Harapan Keluarga Nias juga hadir untuk memastikan kesiapan mahasiswa dalam memasuki wilayah praktiknya masing-masing. Acara berlangsung dalam suasana khidmat, penuh semangat, dan kekeluargaan. Setelah rangkaian sambutan dan penyerahan mahasiswa, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan seluruh tamu undangan.

Suasana kebersamaan sangat terasa, dengan harapan agar kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa dan bermanfaat bagi masyarakat. Usai acara foto bersama, mahasiswa langsung diantar oleh dosen pembimbing ke masing-masing desa untuk memulai aktivitas PBL. Setiap kelompok mahasiswa telah dibagi dan didampingi oleh pembimbing lapangan yang akan memantau proses belajar serta kegiatan pelayanan masyarakat selama program berlangsung. Pelaksanaan PBL ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari kurikulum pendidikan kebidanan yang menekankan pada pendekatan komunitas, promotif, preventif, dan edukatif. Selain bertujuan untuk mengasah keterampilan klinis mahasiswa, PBL juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat desa, khususnya dalam hal kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita. Dengan semangat belajar, pelayanan, dan pengabdian, mahasiswa kebidanan STIKes Harapan Keluarga Nias siap memberi warna baru dan kontribusi positif di tengah masyarakat Kecamatan Hiliserangkai. Harapan semua pihak, semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan penuh manfaat bagi kedua belah pihak: mahasiswa dan masyarakat desa.
